Pages

Ads 468x60px

Showing posts with label Chacis. Show all posts
Showing posts with label Chacis. Show all posts

Sunday, 12 May 2013

Pemeliharaan Unit Kopling


PENDAHULUAN
Pemindahan tenaga dari mesin ke sistem penggerak pada kendaraan, tentunya diperlukan suatu proses yang halus tanpa adanya kejutan, yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengendara dan penumpang. Di samping itu, kejutan juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada bagian mesin.
Gambar 1. Letak kopling dalam sistem pengoperasian kendaraan
Kopling (Clutch) dan komponen pengoperasiannya merupakan bagian dari sistem pemindah tenaga dari sebuah kendaraan, yaitu sistem yang berfungsi memindahkan tenaga dari sumber tenaga (mesin) ke transmisi.
Rangkaian pemindahan tenaga berawal dari sumber tenaga (Engine) ke sistem pemindah tenaga, yaitu masuk ke unit kopling (Clutch) diteruskan ke transmisi (Gear Box) ke propeller shaft dan ke roda melalui differensial (Final Drive).



Thursday, 11 October 2012

sistem suspensi kendaraan

Sistem suspensi terletak di antara bodi atau rangka dan roda-roda dan berfungsi menyerap kejutan-kejutan yang ditimbulkan oleh keadaan jalan, sehingga memberikan kenyamanan pengendara.
1. Komponen suspensi
a. Pegas
Pegas berfungsi menyerap kejutan dari jalan dan getaran roda-roda agar tidak diteruskan ke bodi secara langsung, juga untuk mencegah daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan. beberapa tipe pegas
 
 b. Shock Absorber Dalam menyerap kejutan-kejutan, pegas harus bekerja sama dengan Shock absorber . Tanpa shock absorber pegas akan bergetar naik turun lébih lama. Shock absorber mampu meredam getaran pegas Seketika dan membuangnya menjadi energi panas.

Tuesday, 25 September 2012

Suspensi


car suspension                                                                       
Pendahuluan untuk Bagaimana Suspensions Kerja Mobil
Ketika orang berpikir tentang performa mobil, mereka biasanya berpikir tentang daya kuda, torsi dan nol-ke-60 percepatan. Tapi semua daya yang dihasilkan oleh mesin piston tidak ada gunanya jika pengemudi tidak dapat mengendalikan mobil. Itu sebabnya mobil insinyur mengalihkan perhatian mereka ke sistem suspensi segera setelah mereka telah menguasai empat-stroke mesin pembakaran internal.

Tugas suspensi mobil adalah untuk memaksimalkan gesekan antara ban dan permukaan jalan, untuk memberikan stabilitas kemudi dengan penanganan yang baik dan untuk menjamin kenyamanan penumpang. Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana suspensi mobil bekerja, bagaimana mereka telah berevolusi selama bertahun-tahun dan di mana desain suspensi dipimpin di masa depan.

Saturday, 1 September 2012

DIFERENSIAL (GARDAN)


1. susunan komponen diferensial 
 

Susunan komponen diferensial

2. Penggantian perapat oli pada kendaraan
a. Lepas poros propeler dari diferensial.
1) Buatlah tanda pada kedua flens,
2) Lepas empat baut dan mur.





b. Lalu flens konektor
1) Menggunakan palu dan pahat, longgarkan takikan pada mur.
2) Menggunakan SST umuk menahan flens, lalu mur. SST 09330-00021.



3) Menggunakan SST, lalu flens konektor. SST 09557 -
22022
c. Lepas perapat oli dan penahan oli
1) Menggunakan SST, lepas perapat oli dan diferensial carrier
SST 09308 -10010. 
2) Lepas penahan oli

d. Lepas bantalan depan dan spaser bantalan
1) Menggunakam SST, lepas bantalan depan dari diferensial carrier. SST 09556 - 22010. 
2) Lepas spaser bantalan. Bila bantalan depan aus atau rusak, gantilah bantalan.

c. Instal spaser bantalan baru dan bantalan depan.
1) Pasang spaser bantalan baru pada pinion penggerak.
2) Pasang bantalan depan pada pinion penggerak.




f. Pasang penahan oli dan perapat oli baru
1) Pasang penahan oli dan hadapkan seperti pada gambar.
2) Menggunakan SST, pasang perapat oli yang baru seperti
pada gambar. Kedalaman pemasangan perapat oli 0,1 mm
(0,039 in).
3) Oleskan gemuk MP pada bibir perapat oli.


g. Instal flens konektor.
1) Pasang flens konektor.
2) Oleskan gemuk MP pada ulir mur yang baru
3) Menggunakan SST, untuk menahan flens, kencangkan mur.
SST 09330 - 00021. Momen 1.100 kg.cm (80 H - lb, 180 Nm).
h. Stel beban mula bantalan depan, menggunakan kunci momen,
ukur beban mula dari backlash antara pinion penggerak dan roda
gigi ring. 
Beban mula-mula
Bantalan baru 16 - 22 kg.cm (13,9 - 19,1, in - lb, 1,6 - 2,2 Nm)
Bantalan lama 8 - 11 kg.cm (6,9 - 9,5 in - lb, 0,8 - 1,1 Nm)
- Bila beban mula bantalan lebih besar dari spesifikasi spaser bantalan. 
- Bila beban kurang dari spesifikasi, kencangkan kembali sampai dicapai 130 kg.cm (9 H - lb, 13 Nm). Setiap kali sampai dicapai spesifikasi beban mula.
Kapan momen maksimum terlampaui pada saat pengencangan mur, ganti spaser bantalan dan ulangi prosedur penyetelannya beban mula, Jangan mengendorkan mur pinion untuk mengurangi beban mula, Momen maksimum 2.400 kg.cm (17 11 - lb, 235 Nm).

i. Takik mur pinion penggerak.







j. Pasang poros propeler.
1) Tepatkan tanda pada kedua flens dan ikat flens dengan empat baut dan mur
2) Kencangkan empat baut dan mur. Momen 430 kg.cm (31 ft - Ib, 42 Nm).



k. Periksa permukaan oli diferensial. Isilah dengan oii roda gigi hypoid bila diperlukan.
Tingkat oli: API GL-5, oii roda gigi hypoid
viskositas: SAE 90
Kapasitas 1 1,3 liter (1,4 US qts, 1,1 Imp, qts)
3. Melepas diferensial
a. Lepas sumbat penguras dan kuras oli. 
b. Lepas poros aksel belakang. 
c. Lepas poros propeler dari diferensial.
1) Berilah tanda pada kedua flens.
2) Lepas empat baut dan mur.
d. Lepas rakitan diferensial carrier.
Perhatikan: Hati-hati agar tidak merusak permukaan pemasangan.
4. Pembongkaran diferensial 
Catatan: Bila timbul suara diferensial, lakukan pemeriksaan awal
berikut, sebelum pembongkaran untuk menentukan penyebab suara, Bila dferensial mengalami kerusakan yang parah, bongkar dan perbaiki seperlunya. 
a. Periksa keolangan roda gigi ring. Keolengan maksimum 0,07 mm (0,0028 
in). Bila keolengan lebih besar dari nilai maksimurn, gantilah roda gigi ring. 
b. Periksa backlash roda gigi ring. Backlash 0,13 - 0,18 mm
(0,0051 - 0,0071 in). Bila backlash di luar nilai spesifikasi, stel
beban mulai bantalan samping atau perbaiki seperlunya.
c. Periksa hubungan gigi, antara roda gigi ring dan pinion penggerak.



d. Periksa backlash roda gigi samping. Ukur backlash roda gigi samping sambil menahan salah satu roda gigi pinion terhadap bak diferensial.Backlash standar 0,05 - 0,20 mm (0,0020 - 0,0079 in). Bila backlash di luar nilai spesifikasi, pasanglah cincin dorong yang tepat.
e. Ukur beban mula pinion penggerak, menggunakan kunci momen,
ukur beban mula dari backlash antara pinion penggerak dan roda gigi ring. Beban mulai 8 - 11 kg.cm (6,9 - 9,5 in - lb, 0,8 - 1,1 Nm).
f. Periksa beban mula total, menggunakan kunci momen, 
beban mula total. Beban mula total tambahan pada beban mula
pinion penggcrak. 4 - 8 kg.cm (3,5 - 5,2 in - lb, 0,4 - 0,6 Nm).
g. Lalu flens konektor. 
1) Menggunakan palu dan pahat, longgarkan takikan mur
2) Menggunakan SST untuk menahan flens, lalu mur
09330 - 00021.
3) Menggunakan SST, lalu flens konektor. SST 09330 - 00021
h. Lepas perapat oli dan penahan oli.
1) Menggunakan SST, lepas perapat oli dari diferensial carrier.
SST 09308 - 10010
2) Lepas penahan oli.
i. Lepas bantalan depan dan spaser bantalan.
1) Menggunakan SST, lepas bantalan depan dari diferensial carrier. SST 09556 - 22010.
2) Lepas spaser bantalan. Bila bantalan depan rusak atau aus,
ganti bantalan.
j. Lepas diferensial dan roda gigi ring.
1) Buatlah tanda pada tutup bantalan dan diferensial carrier.
2) Lepas dua kunci mur penyetel.
3) Lepas tutup bantalan dan penyetel

4) Lepas luncuran luar bantalan.
5) Lepas bak diferensial dan carrier.
Catatan: Gantungkan tabel pada komponen yang dibongkar untuk menunjukkan lokasi perakitannya
k. Lepas pinion penggerak dari diferensial carrier. 




 
5. Pemeriksaan dan penggantian diferensial
a. Ganti luncuran bantalan belakang pinion penggerak.
 
1) Menggunakan SST dan hidrolik pres, lepas bantalan belakang dari pinion penggerak. SST 099950 - 00020.
Catatan: Bila rnengganti pinion penggerak, ganti pula roda gigi ring bersama-sama.
2) Pasang cincin pada pinion penggerak dingin dengan ujung yang lancip menghadap roda gigi pinion.
3) Menggunakan SST dean hidrolik pres, pasang cincin lama dan belakang pada pinion penggerak. SST 09506 - 30012.

Ganti luncuran luar bantalan depan dan belakang pinion penggerak.   
1) Menggunakan palu dan batang kuningan, lepas luncuran luar bantalan.
2) Menggunakan SST, pasang luncuran luar yang baru.
SST depan: 09608 - 350l4 (09608 - 06020, 09608 - 06110 in)
SST belakang: 09608 - 35014 (09608 - 060020, 09608 - 06120 in)

c. Lepas bantalan samping dari bak diferensial, menggunakan SST
lepas bantalan samping dari bak diferensial. SST 09950 - 20017

d. Lepas roda gigi ring.
1} Lepas baut pengikat roda gigi ring dan plat pengunci.
2) Buatlah tanda pada roda gigi ringg dan bak diferensial
3) Menggunakan palu plastik atau tembaga, pukul roda gigi ring untuk melepaskan dari diferensial. 


e. Bongkar bak diferensial
1) Menggunakan palu dan drip, keluarkan pen.
2) Lepas poros pinion, dua roda gigi pinion dengan cincin dorong



f. Rakit bak diferensial.

1) Pasang cincin dorong yang tepat dan roda gigi samping.
Mengikuti petunjuk tabel berikut ini, pilihlah cincin dorong
yang dapat memberikan backlash spesifikasi. Pilihlah cincin
dengan ketebalan yang sama untuk kedua sisi. Backlash
standar 0,05 T 0,20 mm (0,0020 - 0,0079 in).

Ketebalan cincin dorong:
2) Pasang cincin dorong dan roda gigi samping ke dalam bak
diferensial.

3) Periksa backlash roda gigi samping. Ukur backlash roda
samping dengan menahan salah satu gigi pinion terhadap
bak diferensial. Backlash standar 0,05 - 0,20 mm,
backlash di luar spesifikasi, pasang cincin dorong   
ketebalan yang berbeda.

4) Pasang pen. 
- Menggunakan palu dan drip, pasang pen masuk pada
bak diferensial dan lubang poros pinioon.
- takik lubang pada bak diferensial.
g. Pasang bantalan samping baru.
h. Menggunakan SST dan hidrolik pres, pasang bantalan samping
baru pada bak diferensial. SST 09550 - 10012. (09252 - 10010,
09557 - 10010, 09558 - 10010 in).
i. Pasang roda gigi ring pada bak diferensial

1) Bersihkan permukaan kontak pada bak diferensial.

2) Panaskan roda gigi ring pada 100 ° C (212 ° F) di dalam pemanas oli

3) Bersihkan permukaan kontak pada roda gigi ring dengan bahan pembersih.

4) Kemudian segera pasang roda gigi ring pada bak diferensial.

5) Tepatkan tanda pada roda gigi ring dan bak diferensial.
Perhatikan: Jangan memanaskan roda gigi pengikat ring melampaui 100 "C (230" F}

6) Oleskan oli roda gigi pada baut pengikat roda gigi ring.

7) Pasang plat pengunci dan baut pengikat. Kencangkan baut
dengan merata, sedikit demi sedikit. Momen 985 kg.cm (97 Nm). 

8) Menggunakan palu dan drip, takik plat pengunci.
Catatan: 
Takiklah salah sam kuku plat, rata dengan permukaan
datar dari kepala baut. Untuk kuku plat yang bertepatan
dengan tonjolan kepala bau, takiklah sebagian saja, hanya
pada sisi pengencangan.

9) Periksa keolengan roda gigi ring.
Keolengan maksimum 0,07 mm (0,0023 in). Pasang bak diferensial carrier dan kencangkan mur penyetel ke arah di mana gerak bebas bantalan tidak ada.

Friday, 10 August 2012

Pompa Power Steering

Pompa power steering biasanya dipasang pada bagian depan mesin dan dikendalikan oleh belt dari pulley crankshaft. Pompa ini dapat menghasilkan tekanan tinggi sampai 2000 psi. Bagaimanapun juga, sifat-sifat dari cara kerja yang dihasilkan adalah sama bagi semua sistem power steering. Bila kendaraan bergerak secara perlahan-lahan, tingkat steering adalah relatif tinggi untuk menciptakan gerakan steering yang ringan. Bila kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi, tingkat steering assistance-nya adalah relatif rendah untuk menciptakan gerakan steering yang relatif lebih berat. Sifat-sifat operasi seperti ini dipahami oleh unit pompa.

Pada sistem ini digunakan pompa rotary, dimana pompa rotary ini termasuk jenis pompa positive displacement. Jadi tenaga yang diberikan ke fluida sebagian besar merupakan tenaga potensial dan fluidanya berpindah volume per volume. Fluida diperangkap oleh elemen pembawa yang berhubungan dengan bagian pemasukan {inlet), mendorong fluida tersebut ke bagian pengeluaran (outlet) dengan cara ketika elemen pembawa tersebut berhubungan dengan inlet volume nya membesar, sedangkan ketika berhubungan dengan outlet volumenya mengecil.

Monday, 16 July 2012

Pemeriksaan Rem Tromol dan Cakram


REM
Rem berfungsi sebagai penghenti atau pengurang kecepatan suatu kendaraan.

PENGERTIAN DASAR
Semua benda yang bergerak mempunyai energi dan energi tidak dapat dihilangkan.untuk menghilangkan energi tersebut diubah menjadi bentuk lain.
Fungsi utama system rem adalah memperlambat / menghentikan gerak kendaraan dengan merubah energi yang terkandung dari kendaraan,dari gerak kinetic ke gerak panas.Dalam prosesnya diperlukan gaya gesek.semua system rem tergantung gaya gesek untuk mengendalikan,menghentikan,atau mencegah timbulnya gaya gerakan.

Monday, 9 July 2012

Pengerem Diferensial Automatis


Pada mobil dan truk pengunci diferensial biasanya dilaksanakan secara manual. Lain dengan mobil sedan biasanya fungsi pengunci diferensial dilaksanakan secara automatis ( Pengerem Diferensial Automatis )
Pada dasarnya pengereman diferensial automatis ada tiga jenis      :
         ·                Kopling plat banyak
         ·                Kopling visco
         ·                Kopling diatur secara elektronis

Diferensial



  1.     BAGIAN-BAGIAN         :
        1.      Rumah diferensial
        2.      2 atau 4 gigi kerucut antara / penyesuai
        3.      Poros gigi kerucut antara
        4.      Roda korona
        5.      2 roda gigi kerucut samping / matahari
        6.      Poros aksel
        7.      Pinion



Friday, 6 July 2012

PEMELIHARAAN / SERVIS SISTEM REM

Komponen sistem remKomponen Rem
  1. Pedal Rem adalah komponen pada sistem rem yang dimanfaatkan oleh pengemudi untuk melakukan pengereman.
  • Fungsi pedal rem memegang peranan yang penting didalam sistem rem. Tinggi pedal harus dalam tinggi yang ditentukan. Jika terlalu tinggi, diperlukan waktu yang lebih banyak bagi pengemudi untuk menggerakkan dari pedal gas ke pedal rem, yang mengakibatkan pengereman akan terlambat. Sebaliknya jika tinggi pedal terlalu rendah, akan membuat jarak cadangan yang kurang yang akan mengakibatkan gaya pengereman yang tidak cukup.
  • Pedal Rem juga harus mempunyai gerak bebas yang cukup. Tanpa gerak bebas ini, piston master silinder akan selalu terdorong keluar dimana mengakibatkan rem akan bekerja terus dikarenakan adanya tekanan hidrolis yang terjadi pada sistem rem.
  • Disamping itu, harus terdapat jarak cadangan pedal yang cukup pada waktu pedal rem ditekan; kalau tidak akan terdapat

Thursday, 5 July 2012

Komponen Rem Tromol Tipe Leading Trailing



Secara khusus saya akan membahas komponen - komponen dari rem tromol untuk tipe leading trailing. Seperti telah Anda ketahui bahwa rem tromol terdiri atas beberapa tipe , di antaranya adalah tipe leading trailing.Rem tromol tipe leading and trailing ini hanya  mampu bekerja secara baik pada arah maju, sementara pada saat mundur rem ini bekerja kurang baik. Kenapa ? Sayaakan jelaskan ini dalam postingan berikutnya mengenai cara kerja dari rem tromol tipe leading trailing.