Pages

Ads 468x60px

Monday, 14 May 2012

Electronic Fuel Injection (EFI)


PRINSIP KERJA EFI

Sistem pengontrolan penginjeksian bahan bakar dewasa ini berkembang dengan pesat , terutama pada mesin bensin. Namun harus kita ingat bahwa tidak hanya kendaraan dengan bahan bakar bensin yang menggunakan sistem control injeksi. Sistem EFI dirancang untuk mengukur jumlah udara yang diisap dan untuk mengontrol penginjeksian bahan bakar yang sesuai.


Sistem Hidrolik


Kapan sistem hidrolik dipakai …
Sejak berabad-abad yang lalu, orang telah mempergunakan zat cair untuk membantu mengangkat beban. Pada tahun 1648 Pascal menganalisis tekanan yang dirumuskan olehnya dan disebut Hukum Pascal. Pada tahun 1795 Bramah dari Inggris menerapkan hukum Pascal untuk membuat press yang dapat membangkitkan tenaga cukup tinggi. Pada tahun 1877 dibangun  sebuah pompa di suatu kota industri untuk menyuplai tekanan dan untuk mengoperasikan press, alat angkat, lift. Pada tahun 1906 sistem hidrolik digunakan sebagai penyetir meriam dan pengemudi kapal untuk pertama kalinya. Sekitar tahun 1926 ditemukan pompa pusingan dengan tekanan dan kecepatan tinggi, maka hal ini memberikan titik awal yang cerah akan berkembangan system hidrolik. Sejak ini sistem hidrolik banyak digunakan di berbagai bidang penerapan dengan mengingkatkan kemampuan dan desainnya.
Sistem hidrolik berfungsi sebagai sistem pemindahan tenaga ataupun sebagai sistem kontrol banyak dipilih karena keuntungan-keuntungan yang dimilikinya bila dibanding dengan sistem yang lain. Oleh sebab itu banyak para teknisi atau para enginer mempelajarinya, untuk diterapkan di industri atau perusahaan masing-masing.
Materi Sistem hidrolik yang akan kita bahas adalah sebagai  berikut:
    • Pengertian sistem hidrolik
    • Hukum Pascal dan penerapannya
    • Komponen-komponen utama sistem hidrolik


PEMELIHARAAN / SERVIS SISTEM REM


Komponen Rem
  1. Pedal rem
  2. Boster rem
  3. Master silinder
  4. Katup P
  5. Flexible hose
  6. Tuas rem parkir/rem tangan
  7. Rem cakram
  8. Rem tromol
Komponen sistem rem
  1. Pedal Rem adalah komponen pada sistem rem yang dimanfaatkan oleh pengemudi untuk melakukan pengereman.

Rectifier, Filter & Regulator


Pengantar

  
Perangkat elektronik yang memerlukan arus DC mestinya dicatu oleh suplai arus searah DC (direct current ) yang stabil agar dapat bekerja dengan baik. Baterai atau accu adalah sumber catu daya DC yang paling baik. Namun untuk aplikasi yang membutuhkan catu daya lebih besar, sumber dari baterai tidak cukup.

Komponen Suspensi


1. Pegas 
Pegas berfungsi untuk menyerap kejutan dari jalan yang tidak rata dan sebagai peredam roda-roda agar tidak diteruskan secara langsung ke bodi kendaraan.
Pegas-pegas yang ada di pasaran sekarang ini banyak sekali jenis dan bentuknya, tetapi menurut tipenya pegas dibagi 2 yaitu :

1) Pegas logam terdiri dari tiga macam yaitu :
a. Pegas Daun
Pegas daun (leaf spring) di buat dari sejumlah lembaran baja pegas yang diikat menjadi satu dan pada umumnya pegas daun yang terpanjang adalah yang paling lembut. Makin banyak jumlah daun pegasnya, semakin keras pegas dan kenikmatan berkendara akan berkurang.
Karakteristik dari pegas daun:
mampu mengontrol oskilasinya sendiri melalui gesekan bagian dalam pegas
memiliki kemampuan cukup untuk memikul beban yang berat
sukar untuk menyerap getaran yang kecil, pegas daun umumnya digunakan pada kendaraan berat.

Sistem Suspensi


Bayangkan saja jika Anda mengandarai mobil, selain kecepatan juga dibutuhkan kenyamanan. Apa yang menyebabkan kenyamanan?

Kenyamanan terjadi antara lain karena adanya sistem yang dapat meredam kejutan saat mobil berjalan. Sistem tersebut disebut sistem suspensi . Sistem suspensi adalah sistem peredam getaran yang ditimbulkan oleh jalan yang tidak rata dan menambah daya cengkeram antara ban dengan jalan

Sistem Kemudi


Fungsi sistem kemudi
Fungsi sistem kemudi adalah untuk mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda-roda depan.
Bila roda kemudi diputar, steering column akan meneruskan tenaga putarnya ke steering gear. Steering gear memperbesar tenaga putar ini sehingga dihasilkan momen yang lebih besar untuk menggerakkan roda depan melalui steering linkage.
Gambar Sistem kemudi
Pada dasarnya sistem kemudi dibedakan menjadi dua yaitu :
A. Sistem kemudi secara manual
- Dibutuhkan tenaga yang besar untuk menggerakkan roda kemudi
- Pengemudi lebih cepat lelah
B. Sistem kemudi yang memakai power steering
Penggunaan power steering memberikan keuntungan seperti :
- Mengurangi daya pengemudian ( steering effort )
- Kestabilan yang tinggi selama pengemudian